Teks Ceramah || Bahasa Indonesia || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

 Teks Ceramah

PENGERTIAN TEKS CERAMAH

Ceramah adalah penyampaian pesan,informasi, maupun pengetahuan oleh orang berkompeten di bidangnya kepada khalayak umum.

Teks Ceramah adalah teks/ transkripsi dari kegiatan menyampaikan pesan di depan umum. Teks ceramah biasanya mengadnugn nasihat, petunjuk, atau petuah secara lisan.


TUJUAN TEKS CERAMAH

Tujuan Umum = Persuasif/memegaruhi , rekreatif/hiburan, informatif/memberitahu.

Tujuan Khusus = memperjelas tujuan umum sifatnya lebih informasional, jelas, dan terukur.

Isi dari teks ceramah cenderung spesifik karena dibicarakan pada komunitas / perkumpulan masyarakat tertentu saja.


STRUKTUR TEKS CERAMAH

1. Pendahuluan dan Tesis

    Salam, perkenalan, ucapan syukur. Pengenalan isu, masalah, atau pandangan pembicara terhadap topik yang dibahas.

2. Rangkaian Argumen

    Pandangan pembicara yang dipaparkan untuk mendukung tesis.

3. Penegasan Ulang dan Penutup

    Hasil penalaran, simpulan, maupun saran dari pembicara terkait topik yang dibahas. Mohon maaf dan salam penutup.


CIRI-CIRI TEKS CERAMAH

1. Disampaikan oleh seorang yang ahli dalam bidang / disiplin ilmu tertentu

2. Isi disesuaikan dengan tema dan kegiatan yang sedang berlangsung (objektif, jelas, benar) dan tidak menyebabkan pertentangan dalam masyarakat.

3. Bahasa mudah dipahami dan sopan

4. Berisi informasi yang bertujuan untuk memberi nasihat, ajakan, menghibur.


KAIDAH KEBAHASAAN TEKS CERAMAH

1. Pronomina (kata ganti orang)

    Persona pertama tunggal = aku, daku, saya

    Persona pertama jamak = kita, kami

    Persona kedua tunggal = kamu, engkau, saudara

    Persona kedua jamak = kalian, anda

    Persona ketiga tunggal = dia, dirinya, ia

    Persona ketiga jamak = mereka


2. Kata-kata teknis / peristilahan

    Contoh kata teknis kesehatan = vitamin, kalori, vaksin, 

    Contoh kata teknis lingkungan = adaptasi, reboisasi, erosi, penghijauan, banjir


3. Konjungsi (penghubung)

    Conoh : jika, bila, karena, maka, agar, oleh karena itu, dengan demikian, kalau, sehingga,


4. Kata kerja mental (melibatkan perasaan atau respon tanpa tindakan fisik)

    Contoh : memprihatinkan, khawatir, yakin, kagum, memperkirakan, dsb.


5. Kata persuasif dan deklaratif.

    Contoh persuasi tersurat (ayo,mari) dan yang tersirat (hendaklah,sebaiknya,perlu,semestinya)


6. Memakai kalimat simpleks, tunggal, kompleks, dan majemuk.

    Kalimat simpleks = 1 klausa atau hanya 1 kejadian. ( Minum air terlalu banyak membuatku kembung )

    Kalimat tunggal = kalimat sederhana tanpa penghubung, sama seperti simpleks.

    Kalimat kompleks = terdiri atas lebih dari 1 predikat, ada konjungsi. ( Ibu memasak di dapur dan ayah bekerja di kantor )

    Kalimat majemuk = sama seperti kompleks, tapi kita ngomongin kondisinya.


a. Kalimat majemuk setara. Kata sambung : dan, ketika, lalu, sebelum, setelah, sedangkan.

b. Kalimat majemuk bertingkat

-Hubungan Akibat = sehingga, sampai-sampai, maka.

-Hubungan Kenyataan = Padahal, sedangkan

-Hubungan Cara = dengan

-Hubungan Sangkalan = seolah-olah, seakan-akan

-Hasil = makanya

-Hubungan Penjelasan = bahwa, yaitu

-Hubungan Atributif = yang.


Sumber Referensi :

http://repositori.kemdikbud.go.id/19533/1/Kelas%20XI_Bahasa%20Indonesia_KD%203.6.pdf

https://www.quipper.com/id/blog/mapel/bahasa-indonesia/teks-ceramah/

https://pengajar.co.id/teks-ceramah-adalah/

https://nekopencil.com/pendidikan/kata-teknis/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat-sifat Gereja || Agama Katolik || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sumpah Pemuda dalam Masa Pergerakan Nasional || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sejarah Kedatangan Bangsa Belanda-Inggris ke Nusantara || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi