Teks Eksplanasi || Bahasa Indonesia || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi
Teks Eksplanasi
PENGERTIAN TEKS EKSPLANASI
Secara Etimologi, kata 'Eksplanasi' berasal dari Bahasa Inggris "Explanation" → penjelasan/keterangan.
Teks Eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang 'mengapa' dan 'bagaimana' terjadinya suatu proses/fenomena alam, sosial, budaya, dan lainnya.
Teks Eksplanasi menggunakan banyak fakta dan hubungan sebab-akibat (kausalitas)
TUJUAN
Untuk menerangkan tahapan. langkah, maupun proses (bagaimana), serta memberikan alasan (mengapa).
CIRI-CIRI TEKS EKSPLANASI
a. Informasi yang faktual, keilmuan, atau ilmiah.
b. Bersifat informatif
c. Tidak persuasif / memengaruhi pembaca agar percaya pada hal yang dibahas.
d. Menggunakan kata penanda urutan.
e. Fokus pada hal generik (umum) bukan partisipan manusia. Contoh : Bencana alam banjir, longsor, gempa bumi, dsb.
JENIS TEKS EKSPLANASI
1. Eksplanasi tentang Alam
Topik berhubungan dengan bencana alam dan lainnya yang berkaitan dengan fenomena/kejadian alam.
2, Eksplanasi tentang Sosial
Topik berhubungan dengan lingkungan sekitar (demo,rumah roboh, kemiskinan) dan lainnya.
STRUKTUR TEKS EKSPLANASI
1. Pernyataan Umum
Gambaran awal tentang apa yang akan dibahas.
2. Deretan Penjelas
Kalimat yang menjelaskan topik pernyataan umum dalam hubungan sebab-akibat.
3. Interpretasi
Pandangan atau simpulan dari perspektif penulis terkait topik.
4. Simpulan (opsional)
Tanggapan penulis untuk menyikapi fenomena tersebut.
KAIDAH KEBAHASAAN TEKS
1. Menggunakan kalimat pasif
Kalimat pasif adalah hubungan dimana subjek menerima tindakan dari verba ( O-P-S-K )
Contoh : Ikan digoreng oleh bibi malam tadi.
2. Menggunakan konjungsi kausalitas dan kronologis
Kausalitas ( sebab,karena,oleh, oleh sebab itu, oleh karena itu, sehingga, dsb )
Kronologis/waktu ( kemudian,lalu,setelah itu,pada akhirnya )
3. Kata kerja material dan relasional
Contoh verba material (aktivitas fisik) : menulis, memasak, menendang, dsb.
Contoh verba relasional (penghubung antara subjek dan pelengkap) : Arif merupakan siswa berprestasi di sekolah, minuman ini terasa sangat segar. Contoh lain : memiliki, menduduki, termasuk, mendapat, menjadi, bagian, dsb.
4. Istilah/kata Ilmiah
Contoh : Analogi, Apresiasi, Degradasi, Etimologi, Interpretasi, Kausalitas, Validasi, dsb.
5. Kalimat informatif dan faktual.
LANGKAH MENYUSUN TEKS EKSPLANASI
Ada 2 pola pengembangan teks eksplanasi :
1. Pola Pengembangan Sebab-Akibat
Sebab bertindak sebagai gagasan umum, dan akibat sebagai perinci pengembangannya. Dan bisa sebaliknya.
Contoh :
Gempa bumi melanda wilayah bagian selatan Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 27 Mei 2006 pukul 05.54 WIB. Kekuatan gempa bumi tercatat 6,2 skala Richter pada kedalaman 17,1 km. Pusat gempa terletak pada posisi ± 25 km barat daya Kota Yogyakarta.
Gempa bumi ini mengakibatkan puluhan orang meninggal. Beberapa orang luka–luka. Sejumlah bangunan roboh dan mengalami kerusakan. Selain itu, dilaporkan juga terjadi longsoran dan kerusakan berat pada permukiman dan bangunan lainnya di Kabupaten Bantul karena dekat dengan sumber gempa bumi.
2. Pola Pengembangan Proses
a. Mengetahui perincian-perincian secara menyeluruh
b. Membagi proses menurut tahap kejadian
c. Menjelaskan setiap urutan ke dalam detail yang tegas, sehingga pembaca dapat melihat seluruh proses dengan jelas.
Atau dengan cara berikut :
a. Menentukan tema (topik)
b. Membuat dan menyusun kerangka
Seperti menjelaskan pengertian, penyebab, dampak, dsb.
c. Mengembangkan kerangka.
Mencari informasi dari berbagai sumber, lalu susun secara sesuai.
Sumber Referensi :
https://www.yuksinau.id/teks-eksplanasi/#Pengertian_Teks_Eksplanasi
https://www.ruangguru.com/blog/ciri-ciri-dan-contoh-teks-eksplanasi
https://rest-app.belajar.kemdikbud.go.id/files/pdf/2921bb1cc0b74e12a36da9066fa07008.pdf
Komentar
Posting Komentar