Hierarki Gereja Katolik || Agama Katolik || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Hierarki Gereja Katolik 

Dasar Hierarki Gereja Katolik 

Kitab suci menjelaskan perutusan Ilahi yang dipercayakan Kristus kepada para rasul akan berlangsung sampai akhir zaman (Mat 28:20)

Atas penetapan Ilahi, para Uskup menggantikan para Rasul sebagai penggembala Gereja (LG 20)

Konsili suci mengajarkan, Yesus Kristus Gembala Kekal mendirikan Gereja Kudus dg mengutus para Rasul spt Dia di utus Bapa(Yoh 20;21) dan LG art 18.


Hierarki Dalam Gereja Katolik
1. Para Rasul
-Murid Yesus yang hidup bersama pada zaman Yesus.
-Pada akhir pengembangannya, ada struktur dari Gereja St. Ignatius dari Anthiokia yang mengenal "pemilik" (episkopos), "penatua" (presbyteros), "pelayan" (diakonos). Struktur ini berkembang jadi uskup, imam, diakon.

2. Dewan Para Uskup
-KV II (LG 20 dan 22). Kalangan para rasul sebagai pemimpin gereja diganti oleh kalangan para uskup.
-Seorang menjadi anggota dewan para uskup dengan menerima tahbisan sakramental dan bdk. persekutuan hierarkis dengan para anggota dewan (LG 22). Tahbisan selalu dilakukan oleh 3 Uskup.

3. Paus
-Pengganti Petrus

4. Uskup
-Kardinal adalah uskup yang diberi tugas dan wewenang untuk memilih Paus baru.

5. Imam
6. Diakon


Hierarki Gereja
1. Struktur (sekarang) terdiri atas dewan para uskup dengan paus sebagai kepalanya, para imam, serta diakon sebagai pembantu uskup.
Para uskup pengganti para rasul yang dipimpin oleh Paus pengganti Petrus bertugas melayani dang mengembalakan jemaat (bdk. Yoh 21:15-19) bersama para pembantu mereka, yakni para imam dan diakon.

2. Sebagai wali Kristus, mereka memimpin kawanan yang mereka gembalakan(pimpinan), sebagai guru dalam ajaran, imm dalam ibadah suci, dan pelayanan dalam bimbingan.

3. Hierarchy berasal dari kata Yunani  "jabatan" (hieros) dan "Suci" (archos) artinya mereka yang mempunyai jabatan karena mendapat penyucian melalui tabhisan.
Kuasa tabhisan dan orang yang yg masuk hierarki para tertabhis.
Hierarkhi di sebut tata susunan.

Fungsi Hierarki
-Menjalankan tugas Gerejani, yakni tugas-tugas yang langsung dan eksplisit menyangkut kehidupan beriman Gerejani.
-Menjalankan tugas kepemimpinan dalam komunikasi iman.


Corak Kepemimpinan Dalam Gereja
1. Suatu panggilan khusus , campur tangan Tuhan yang dominan
2. Bersifat mengabdi dan melayani.
3. Kepemimpinan melayani bukan di layani. (Servus servorum Dei = hamba dari hamba2 Allah
4. Berasal dari Tuhan, tidak dpt dihapus manusia.

Kaum Awam Dalam Gereja Katolik
Kaum awam = semua orang beriman kristiani, kecuali mereka yang termasuk golongan imam, atau berstatus religious yang diakui gereja. 

Maka, kaum beriman kristiani, berkat pembaptisan, telah menjadi anggota Tubuh Kristus dan terhimpun menjadi Umat Allah
Ciri khas dan istimewa kaum awam yakni sifat keduniaannya.


Dalam kehidupan menggereja, kaum awam merupakan bagian terbesar.
Kaum beriman kristiani, berkat baptis, telah menjadi anggota Tubuh Kristus, terhimpun menjadi Umat Allah. Dengan caranya sendiri, kaum awam ikut mengemban tugas imamat, kenabian dan rajawi Kristus. Dengan demikian, sesuai dengan kemampuan masing-masing, kaum awam melaksanakan perutusan segenap umat kristiani dalam gereja dan dunia

Tugas khas kaum awam = melaksanakan dan mewujudkan kabar baik di tengah-tengah dunia, di mata kaum klerus dan biarawan-biarawati tidak dapat masuk kedalamnya, kecuali melalui kaum awam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat-sifat Gereja || Agama Katolik || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sumpah Pemuda dalam Masa Pergerakan Nasional || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sejarah Kedatangan Bangsa Belanda-Inggris ke Nusantara || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi