Sistem Peredaran Darah #2 || Biologi || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

SISTEM PEREDARAN DARAH

Part 1 : https://ringkasan11mipa.blogspot.com/2021/11/sistem-peredaran-darah-1-biologi-kelas.html

I. JANTUNG

A. Tentang Jantung

1. Frekuensi denyut jantung dapat diketahui dengan menghitung denyut nadi.

2. Ada 2 macam peredaran pada manusia :

        a. Tertutup : sirkulasi manusia sering disebut tertutup karena selalu melalui pembuluh darah. Sedangkan, terbuka terjadi pada limfa.

        b. Ganda : peredaran darah manusia terbagi dua yaitu,

                 Peredaran Darah Kecil 

                Serambi kanan → Bilik kanan → paru-paru → Serambi kiri.

                 Peredaran Darah Besar

                Serambi kiri → bilik kiri → seluruh tubuh → serambi kanan.

 

3. Jantung berbentuk seperti buah pir, kira-kira sebesar kepalan tangan.

4. Jantung terletak di rongga dada di antara paru-paru kanan dan kiri, serta di belakang tulang dada dan iga.

5. Sekitar 2/3 bagian jantung berada di sisi kiri garis tengah jantung. Sisanya ada di sisi kanan ujung bawah jantung (apeks), mengarah ke kiri depan dan berada di tulang rusuk ke-5 dan -6.

6. Fungsi jantung adalah Memompa darah ke seluruh tubuh.

7. Jantung berdenyut otomatis 60-80kali/menit. Faktor pengaruh → berat badan, usia, jenis kelamin, kesehatan, dan jenis kegiatan.

         Contoh : orang yang duduk, denyutnya 72 kali/menit. Ketika berdiri, meningkat menjadi 80kali/menit.

8. Ketika masih berada dalam kandungan (fetus), terdapat lubang kecil di sekat serambi kiri dan kanan yang disebut foramen ovale. Setelah bayi lahir dan bernapas dengan paru-paru, lubang ini menutup sempurna. Jika tidak, akan menimbulkan penyakit jantung.


B. Bagian Jantung

1. Bagian Jantung ada 4 ruangan dengan sekat sempurna yaitu :

        a. Serambi (Atrium) kanan

        b. Serambi (Atrium) kiri

        c. Bilik (Ventrikel) kanan

        d. Bilik (Ventrikel) kiri 


2. Dinding Jantung

        a. Dinding bilik lebih tebal dari dinding serambi. Karena, bilik berfungsi memompa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Serambi berfungsi memompa darah dari serambi ke bilik.

        b. Dinding bilik kiri lebih tebal dari bilik kanan, karena bilik kiri pompa ke seluruh tubuh. Sedangkan, bilik kanan pompa ke paru-paru saja.

        c. Ada 3 lapis dinding jantung :

                 Perikardium (selaput pembungkus)

                 Miokardium (otot jantung)

                        - Otot ini yang menyebabkan jantung tak henti berdenyut selama hidup.

                 Endokardium (selaput pembatas ruangan jantung)

        d. Jantung selalu berdenyut karena mempunyai pacu jantung alamiah yang disebut simpul sinoatrium yang tertanam di dalam dinding jantung. Simpul ini mengirimkan denyut listrik melalui jalur atrium ke simpul atriventrikel dan ke seluruh otot jantung.


3. Katup Jantung

a. Katup membuka dan menutup secara otomatis untuk menerima dan mengeluarkan darah agar darah hanya mengalir 1 arah.


b. Kebocoran katup mengakibatkan baliknya arah aliran darah. Pengerutan darah akan menghilangkan elastisitasnya. Kedua keadaan ini mengganggu aliran darah dalam jantung dan menjadi penyebab utama gagal jantung.


C. Saraf Jantung

1. Saraf Simpatis : menyebabkan denyut jantung bertambah cepat dan keras.

2. Saraf Parasimpatis : menyebabkan denyut jantung lebih lambat.


D. Cara Kerja Jantung

1. Serambi jantung mengembang, darah masuk ke dalam serambi.

2. Serambi menguncup, darah keluar dari serambi menuju bilik

3. Bilik menguncup, darah keluar dari bilik menuju ke seluruh tubuh.


II. PEMBULUH DARAH


A. Tentang Arteri (Pembuluh Nadi)

1. Dinding arteri lebih tebal, kuat, dan elastis dari vena karena fungsinya memompa darah dari jantung. Kesimpulannya, luas pembuluh arteri lebih kecil dari vena.

2. Katup hanya satu dan berfungsi untuk mencegah agar darah yang sudah berada di arteri tidak mengalir kembali ke jantung.

3. Ada beberapa yang letaknya lumayan dekat, misalnya di pergelangan tangan, kita bisa merasakan denyutnya.

4. Ada 2 macam arteri :

a. Aorta (Nadi Besar)

Keluar dari bilik kiri.

Darah kaya akan O2

Arteri yang bercabang-cabang menjadi pembuluh lebih kecil disebut arteriola.

Arteriola bercabang lagi menjadi pembuluh kapiler.

b. Arteri Pulmonalis (Nadi Paru-paru)

Keluar dari bilik kanan ke paru-paru.

Darah kaya akan CO2

Bercabang menjadi dua, menuju paru-paru kanan dan kiri.


B. Tentang Vena (Pembuluh Balik)

1. Memiliki banyak katup dan fungsinya untuk menjaga agar darah mengalir 1 arah, karena tidak ada pompa dalam vena.

2. Vena bercabang menjadi pembuluh venula, lalu bercabang menjadi pembuluh kapiler.

3. Ada 2 jenis vena :

a. Vena cava (Pembuluh balik tubuh) : mengalirkan darah dari seluruh tubuh menuju serambi kanan. Darah kaya akan CO2. Ada 2 macam :

Vena cava superior : mengalirkan darah dari tubuh bagian atas (kepala,leher,tangan).

Vena cava inferior : mengalirkan darah dari tubuh bagian bawah

b. Vena pulmonalis (Pembuluh balik paru-paru). Darah kaya akan O2. Ada 2 macam :

Pulmonalis kanan : dari paru-paru kanan.

Pulmonalis kiri : dari paru-paru kiri.


C. Pembuluh Kapiler

1. Penghubung antara arteri dan vena.

2. Sangat kecil, halus, dinding sangat tipis karena hanya terdiri atas selapis sel.

3. Diameter sangat kecil, hanya dapat dilewati eritrosit 1 per 1.

4. Pembuluh kapiler berhubungan dengan sel-sel dan jaringan-jaringan tubuh. 

5. Terjadi pertukaran gas O2 dan CO2


III. SISTEM LIMFATIK MANUSIA


1. Limfa ada di rongga perut sebelah kiri. Kanan rongga perut adalah hati.

2. Sistem limfa menyaring kuman-kuman, virus, bakteri dalam darah.

3. Plasma darah dipisah (plasma mengalir di kelenjar limfa), kemudian menyatu kembali dengan darah di vena.


IV. PENYAKIT SISTEM SIRKULASI

1. Anemia

a. Hemoglobin kurang zat besi/eritrosit.

b. Pencegahan : makan makanan yang banyak mengandung zat besi.

c. Jika penyebabnya adalah penyakit, maka penyakit harus disembuhkan dulu.

d. Jika sudah parah, perlu transfusi darah.


2. Anemia Bulan Sabit

a. Eritrosit berbentuk seperti sabit.

b. Penyebabnya adalah faktor genetik.

c. Darah sulit mengalir, penyumbatan aliran.

3. Hemofilia

a. Darah sukar membeku. Plasma tidak ada faktor pembeku darah.

b. Penyebabnya mutasi genetik dari kromosom seks X.

c. Bila terjadi pendarahan, satu-satunya pengobatan adalah dengan pemberian plasma darah melalui infus.


4. Leukimia / kanker darah

a. Terlalu banyak leukosit.

b. Pengobatan : transfusi darah, obat antikanker, transplantasi sumsum tulang.


5. Hipertensi

a. Tekanan darah tinggi ( Normalnya 120/80)

120 adalah Sistole. Saat jantung menguncup (memompa darah ke pembuluh nadi).

80 adalah Diastole. Saat jantung mengendor kembali (darah masuk dari serambi ke bilik)

b. Hipotensi adalah tekanan darah rendah.

c. Efek hipertensi yang berkelanjutan → pecah pembuluh darah, stroke jika pecahnya di otak.


6. Talasemia

a. Anemia dan kekurangan hemoglobin

b. Bentuk sel darah tidak normal


7. Polisitemia

8. Trombositopenia

9. Penyakit jantung koroner.



Referensi Materi :

 https://slidetodoc.com/sistem-peredaran-darah-fungsi-mensuplai-o-2-dan/

dan lain-lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat-sifat Gereja || Agama Katolik || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sumpah Pemuda dalam Masa Pergerakan Nasional || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sejarah Kedatangan Bangsa Belanda-Inggris ke Nusantara || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi