Peran Indonesia Dalam Perdamaian Dunia || PPKn || Kelas 11 Semester 2 KURTILAS Revisi
I. PERAN INDONESIA DALAM MENCIPTAKAN PERDAMAIAN DUNIA MELALUI ORGANISASI INTERNASIONAL
A. Makna Hubungan
Internasional
1.
Hubungan Internasional
adalah hubungan global yang meliputi semua hubungan yang terjadi dengan
melampaui batas-batas ketatanegaraan.
B. Bentuk Hubungan
Internasional
1.
Hubungan Bilateral
a.
2 negara.
b.
Contoh : Indonesia dan
Thailand di bidang pertanian.
2.
Hubungan Regional
a. Beberapa Negara dalam 1
kawasan (region).
b. Contoh : ASEAN
3.
Hubungan Multilateral
a. Banyak Negara dan tidak
terbatas pada 1 kawasan.
b. Contoh : PBB
C.
Pentingnya Hubungan
Internasional bagi Indonesia
1.
Bidang Ideologi
a. Pertahankan Ideologi
Pancasila dan tunjukkan keunggulan ideologi Pancasila kepada bangsa lain.
b. Contoh : tunjukkan
keunggulan Pancasila sebagai ideologi terbuka yang dapat menerima perubahan zaman.
2.
Bidang Politik
a. Indonesia dapat meningkatkan produktivitas
kegiatan kebijakan politik dan kita juga dapat mencontoh aspek-aspek positif
politik lewat negara lain.
b. Contoh : indonesia
sebagai anggota PBB menegaskan soal penghapusan rasial dalam deklarasi PBB.
3.
Bidang Ekonomi
a. Meningkatkan
perekonomian Negara dan minat investor asing, memperbesar peluang ekspor.
b. Contoh : dengan banyaknya
investor, akan membuka peluang lapangan pekerjaan.
4.
Bidang Sosial Budaya
a. Menunjukkan dan
memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional
b. Contoh : Candi Borobudur sebagai salah satu keajaiban dunia dari Indonesia.
5.
Bidang Pertahanan dan Keamanan
a. Meningkatkan dan menjaga
integrasi nasional, serta yang paling penting adalah terciptanya stabilitas
negara.
b. Contoh : membuat
perjanjian tentang batas Negara dan kedaulatan masing-masing Negara.
D. Politik Luar Negeri
Indonesia (Foreign Policy)
1.
Pengertian
a.
Suatu perangkat fomula
nilai sikap, arah, serta sasaran untuk mempertahankan, mengamankan, dan
memajukan kepentingan nasional di dalam percaturan dunia internasional.
2.
Tujuan
a.
Kepentingan Nasional
yang didefinisikan sebagai konsep abstrak yang meliputi berbagai
kategori/keinginan dari suatu Negara yang berdaulat. Beberapa jenis :
·
Core/Basic/Vital
Interests
-
Kepentingan yang sangat
tinggi nilainya sehingga suatu Negara bersedia untuk berperang dalam
mencapainya.
·
Secondary Interests
-
Meliputi segala macam
keinginan yang hendak dicapai masing-masing Negara.
3.
Sejarah
a.
Terjadi perang dingin
antara blok Barat (Pimpinan Amerika) dengan blok Timur (pimpinan Uni Soviet).
Indonesia sebagai sebuah Negara berdaulat diminta untuk memilih salah satu dari
kedua kubu. Indonesia memutuskan untuk netral, tidak memihak blok manapun.
Politik luar negeri Indonesia bersifat bebas aktif.
4.
Sifat
a.
Bebas artinya tidak
berpihak kemanapun
b.
Aktif artinya giat
melaksanakan perdamaian dan ketertiban dunia.
c.
Contoh praktik politik
luar negeri Indonesia adalah menjadi salah satu Negara yang memprakarsai
Non-Blok
E. Hubungan Luar Negeri
1.
Pengertian
a.
Setiap kegiatan yang
menyangkut aspek regional dan internasional yang dilakukan oleh pemerintah
tingkat pusat dan daerah, atau lembaga-lembaganya, lembaga Negara, badan usaha,
organisasi politik, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, atau
WNI.
2.
Tujuannya untuk memahami
:
a.
Asal usul perang dan
pemeliharaan perdamaian
b. Sifat dan pelaksanaan
kekuasaan dalam sistem global
c. Perubahan karakter aktor
negara dan non-negara yang berpartisipasi dalam pengambilan keputusan
internasional.
F.
Politik Internasional
1.
Negara dapat menjalin hubungan dengan negara lain jikalau
kemerdekaan dan kedaulatannya telah diakui secara de jure dan de facto oleh
negara lain.
2.
Faktor-faktor :
a. Internal = ada kekhawatiran
terancamnya kelangsungan hidup kedepannya, baik mellaui kudeta ataupun
intervensi dari negara lain.
b. Eksternal = ketentuan hukum
alam bahwa negara tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan negara lain.
3.
Tujuan :
a. Membentuk NKRI yang
berbentuk kesatuan dan kebangsaan yang demokrasi
b. Meningkatkan perdamaian
internasional
c.
Membentuk masyarakat
yang adil dan makmur (Material/Spiritual)
d.
Membentuk persahabatan
yang baik antara NKRI dengan Negara lain.
e.
Mempertahankan
kemerdekaan dan keselamatan Negara
f.
Memperoleh barang-barang
yang diperlukan untuk kebutuhan rakyat
g.
Meningkatkan
persaudaraan segala bangsa sebagai pelaksanaan cita-cita (Pancasila, Dasar,
Filsafah)
4.
Asas-asas :
a. Teritorial
·
Hub. Internasional biasanya didasarkan pada kekuasaan
negara atas daerahnya.
b. Kebangsaan
·
Dapat diartikan sebagai sebuah kerja sama internasional
c. Kepentingan Umum
·
Hub. Internasional didasarkan pada wewenang negara untuk
melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan masyarakat.
d. Persamaan Harkat, Martabat,
Derajat
·
Didasarkan atas asas bahwa negara-ngara yang berhubungan adalah
negara yang berdaulat.
e. Keterbukaan
·
Perlu keterbukaan dan kedua belah pihak, sehingga setiap
negara yang melakukan kerja sama paham akan manfaat dan hubungan yang
telah/akan dilakukan.
5.
Sarana-sarana Hub. Internasional :
a. Diplomasi
·
Perundingan untuk mengatur dan melaskanakan hubungan luar
negeri
b. Negosiasi
·
Perundingan 2 arah dalam menyelesaikan masalah antar
negara tanpa pihak ketiga
c. Lobby
·
Kegiatan politik yang memengaruhi satu sama lain
d. Propaganda
·
Upaya sistematis yang bertujuan untuk memengaruhi pola
pikir, pendapat, emosi, dan tindakan suaut kelompok masyarakat demi mencapai
kepentingan masyarakat dari berbagai saluran.
e. Ekonomi
·
Aspek penting yang memiliki pengaruh yang sangat besar
dalam kehidupan suatu negara
f. Kekuatan militer
·
Meningkatkan kePD-an suatu negara di dunia internasional
serta menjadi modal dalam hubungan internasional.
II.
PERAN
INDONESIA DALAM MENCIPTAKAN PERDAMAIAN DUNIA MELALUI ORGANISASI INTERNASIONAL
A. Organisasi Internasional
1.
Organisasi Internasional
adalah perkumpulan antara bangsa-bangsa/Negara-negara yang memiliki kerja sama untuk mencapai
tujuan bersama.
2.
Organisasi Internasional
sering disebut sebagai subjek hukum internasional yang memiliki hak dan
kewajiban serta mempunyai kapasitas untuk membuat perjanjian internasional.
B. Macam—macam Organisasi
Internasional
1.
Politik
a. Gerakan Non-Blok (tidak memihak blok Barat maupun Timur)
2.
Sosial
a. United Nations High
Comissioner for Refuges (UNHCR), organisasi di PBB yang mengurus para pengungsi
dari berbagai belahan dunia.
3.
Ekonomi
a. Asia Pacific Economic
Cooperation (APEC), forum kerja sama 21 negara di lingkar Samudra Pasifik.
4.
Budaya
a. UNESCO (United Nations
Educational Scientific and Cultural Organization).
C. Peran Indonesia dalam
Organisasi Internasional
1.
a.
Menjadi pemimpin dan anggota tetap PBB
b.
Terlibat langsung
dalam pasukan perdamaian PBB
c. Menjadi Dewan Keamanan PBB, anggota Dewan HAM, dan anggota Komisi Hukum PBB.
Gerakan Non-Blok (GNB)
a. Menjadi ketua Gerakan Non-Blok pada 1992-1995.
b. Menjadi tuan rumah KTT GNB X di Jakarta pada 1-6 September 1992, yang dihadiri oleh 106 negara.
2.
ASEAN (Association of
SouthEast Asian Nations)
a. Menjadi Negara pelopor berdirinya ASEAN
b. Aktif berpartisipasi dalam setiap penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) atau pertemuan-pertemuan ASEAN.
4.
OKI / OIC (Organisation
of Islamic Cooperation)
a. Kontribusi untuk mereformasi OKI sebagai wadah untuk menjawab tantangan umat islam memasuki abad ke-21.
b.
Menerima mandat
sebagai ketua Committe of Six
c.
Tuan rumah KTT-OKI
ke-24 dan KTT Luar Biasa OKI ke-5, di Jakarta.
5.
a. Ditunjuk sebagai Sekjen OPEC serta Presiden Konferensi OPEC
Referensi :
http://harianir.blogspot.com/2014/05/materi-pkn-kelas-xi-semester-2-bab-iv.html
Komentar
Posting Komentar