Permasalahan Dunia || Agama Katolik || Kelas 11 Semester 2 KURTILAS Revisi

Permasalahan Dunia



MACAM PERMASALAHAN DUNIA
A. Perang
1. Perselisihan antara beberapa pihak yang bertujuan memenangkan diri dengan merugikan atau menghancurkan lawan.
2. Penyebab :
a. Arogansi menguasai pihak lain
b. Melepaskan diri dari pihak lain misalnya saat penjajahan.

B. Kemiskinan
1. Situasi ketidak-berdayaan untuk hidup secara pantas dalam hal sandang, pangan, dan papan.
2. Penyebab :
a. Struktur yang tidak adil dan menindas (contohnya orang kaya membuka toko ritel yang besar dan murah sehingga mematikan warung kecil/biaya sekolah cenderung mahal sehingga menutup warga miskin untuk maju)
b. Internal/diri sendiri (malas,bodoh,rendah diri, takut, dsb)

C. Ketidakadilan Sosial
1. Keadaan di mana hak masyarakat diambil/diabaikan/dirampas.
2. Penyebab :
a. Struktur yang jelek (misal hanya memperhatikan hak suatu pihak)
b. Egoisme Pribadi atau kelompok (contoh korupsi)

D. Pengaruh IPTEK
1. Perkembangan IPTEK memberi dampak positif dan juga negatif. Masyarakat lebih egois dan asocial, nilai interpersonalnya memudar, muncul mental instan (dikit-dikit yang instan), serta sekat privasi semakin kecil.



PENYEBAB UMUM DAN SOLUSI PERMASALAHAN DUNIA
A. Penyebab Umum
1. Ketidakadilan : yang kaya semakin berkuasa, yang miskin makin terpuruk
2. Ketidakjujuran : korupsi dan nepotisme, kemunafikan dan formalisme masih terasa.
3. Ketidaksetiakawanan : serakah demi diri pribadi dan golongan semakin tinggi.

B. Solusi
1. Perlu didikan orang tua
2. Menjaga diri dan tidak mudah terpengaruh dengan perbuatan buruk/negatif.
3. Berani menegakkan keadilan,
4. Berani jujur dalam segala hal termasuk hal kecil.



TERANG DAN GARAM DUNIA
A. Arti Menjadi Terang Dunia
1. Terang = sesuatu yang bercahaya menghalau kegelapan sekitarnya.
2. Kita hidup dalam kegelapan dunia dan dipanggil menjadi terang di tengah-tengah kegelapan.
3. Kita adalah terang kecil yang menuntun orang lain menuju pada terang sesungguhnya yang lebih besar (Kristus)
4. Kita menunjukkan terang kita melalui perbuatan-perbuatan baik yang akan menjadi jembatan bagi orang lain untuk datang kepada Kristus.

B. Arti Menjadi Garam Dunia
1. Garam = melezatkan dan mengawetkan makanan
2. Dunia diasumsikan sedang berada dalam keadaan tawar dan busuk. Kita dipanggil untuk melawan tawar dan busuk (ketidakadilan) dunia.
3. Kita diminta Yesus untuk menjadi manfaat bagi orang lain sebagaimana garam yang bermanfaat memberikan rasa bagi makanan.
4. Kita harus seperti garam yang mampu memberikan kebaikan bagi yang lain karena garam sendiri sudah “asin” (kita sendiri sudah beriman kepada Kristus)
5. Bila kita gagal, kita menjadi tak berguna dan diremehkan dunia.

C. Tugas Sebagai Garam dan Terang Dunia
1. Rela berkorban
2. Tidak menghakimi orang lain
3. Peduli dan menyebarkan cinta kasih
4. Memperingatkan orang yang salah



DOKUMEN GEREJA DAN KITAB SUCI
A. Gaudium et Spes art. 1 tentang Kegembiraan dan Harapan
1. Gereja diutus ke tengah dunia untuk membawa damai dan sejahtera. Kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan orang-orang zaman sekarang, terutama kaum miskin dan menderita merupakan keprihatinan Gereja. Kehidupan dunia ini sungguh dinamis, Gereja perlu hidup berdampingan dengan umat manusia dan mewujudkan amanat Kristus.

B. Gaudium et Spes art. 26 tentang Kesejahteraan Umum
1. Setiap kelompok harus memperhitungkan kebutuhan-kebutuhan serta aspirasi-aspirasi kelompok lain yang wajar, bahkan kesejahteraan umum segenap keluarga manusia.
2. Perkembangan tata dunia harus bdk. pada kebenaran, dibangun dalam keadilan, dihidupkan dengan cinta kasih.
3. Perlu ada pembaharuan mentalitas dan perubahan sosial secara besar-besaran.
4. Hak-hak dan kewajiban sebagai manusia (hak berkeluarga, hidup bebas, memperoleh nafkah, pangan sandang papan, perlindungan, hak beragama, dsb)
5. Memperjuangkan keadilan melalui gerakan sosial.

C. Injil Matius 5 : 13-16
1. Kita dipanggil dan diajak untuk menjadi garam dan terang dunia secara menyeluruh kepada semua orang di sekitar kita.

2. Kehadiran kita harus bisa membuat keadaan semakin baik dengan damai dan keadilan melalui pikiran, perkataan, dan perbuatan kita sebagai umat Kristus. Seperti Yesus yang datang ke tengah dunia untuk membawa rasa kemanusiaan dan membuat dunia lebih damai dan sejahtera.

D. Upaya Pelestarian Lingkungan Alam Sesuai Ajaran Sosial Gereja 481 (ASG 481)
1. Segala yang diciptakan Allah mesti digunakan secara bijaksana oleh semua orang, saling berbagi secara merata sesuai keadilan dan cinta kasih.

2. Kerja sama internasional yang bisa menjadi koordinasi yang lebih besar dalam penggunaan sumber-sumber daya bumi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat-sifat Gereja || Agama Katolik || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sumpah Pemuda dalam Masa Pergerakan Nasional || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sejarah Kedatangan Bangsa Belanda-Inggris ke Nusantara || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi