Proklamasi Kemerdekaan Indonesia #1 || Sejarah Wajib 2 || Kelas 11 Semester 2 KURTILAS Revisi

 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Peristiwa Sekitar Proklamasi

1. Kekalahan Jepang Pada Perang Dunia II/ Pasifik/ Asia Timur Raya

Jepang kalah oleh Sekutu setelah Kota Hiroshima dan Nagasaki dibom pada 6 dan 9 Agustus 1945.

Pada 10 Agustus 1945, Soekarno, Hatta, dan Dr. Radjiman menemui Jenderal Terauchi di Dalat, Vietnam dan mendapat kabar kemungkinan Jepang akan kalah dan janji kemerdekaan akan diberikan kepada Indonesia.

Pada 15 Agustus 1945, Jepang akhirnya menyerah secara resmi kepada Sekutu.


2. Peristiwa Rengasdengklok

Saat 3 tokoh berada di Dalat, Vietnam. Ternyata berita kekalahan Jepang sudah sampai pada golongan muda di Indonesia. Ketika ketiga tokoh tersebut pulang dan tiba, mereka langsung disambut dan didesak agar proklamasi disegerakan.

Terdapat perbedaan pendapat antara Golongan Tua dan Golongan Muda.

Tua = waktu proklamasi akan ditentukan oleh PPKI.

Muda = ingin proklamasi secepatnya tanpa persetujuan PPKI.

Karena perbedaan ini, Soekarno dan Hatta diasingkan ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 agar menjauhkan mereka dari pengaruh Jepang.


3. Perumusan Teks Proklamasi

Achmad Soebardjo membuat kesepakatan dengan golongan muda untuk memulangkan Soekarno-Hatta ke Jakarta untuk mempersiapkan proklamasi. Setelah tiba, mereka menggelar rapat persiapan kemerdekaan di rumah Laksamana Tadashi Maeda.

a. Kalimat "Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan kemerdekaan kami" adalah usulan Achmad Soebardjo (kemudian direvisi kami = bangsa Indonesia)

b. Kalimat kedua "Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara secermat-cermatnya serta dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya" diusulkan oleh Moh. Hatta. (secermat-cermatnya serta dalam tempo = seksama dan dalam tempoh)

Pada awalnya pula, mereka menyarankan semua anggota PPKI menandatangani naskah teks. Namun para pemuda protes, maka dari itu Sukarni menyarankan kembali agar sebaiknya yang menandatangani teks tersebut hanya Soekarno dan Hatta.

Setelah selesai, naskah diketik oleh Sayuti Melik. Saat diketik, ia sekalian merevisi teks tersebut :

a. Proklamasi menjadi PROKLAMASI

b. Hal2 diubah menjadi Hal-hal

c. tempoh menjadi tempo

d. Djakarta, 17-8-05 menjadi Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

e. Wakil2 bangsa Indonesia menjadi Atas nama bangsa Indonesia dan dibawahnya Soekarno/Hatta


4. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Awalnya ingin dibacakan di Lapangan Ikada Jakarta. Namun, karena kondisi tidak aman,  dibacakan di rumah Soekarno di Jl. Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.

Sebelumnya, Soekarno memberi sambutan pembuka yang menekankan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hasil jerih payah bangsa Indonesia sendiri, bukan kemerdekaan pemberian dari pihak manapun.

Pada pk 11.00 WIB, Soekarno membacakan proklamasi kemerdekaan Indonesia.


5. Penyebaran Proklamasi

Berita kemerdekaan langsung disebarkan ke berbagai wilayah di Indonesia. Penyebaran paling efektif dilakukan melalui siaran radio di Kantor berita Domei milik Jepang.

Syahruddin bekerja sebagai wartawan Kantor Domei, ia menyerahkan teks proklamasi untuk disiarkan di radio Domei. Waidan Palenewan (kepala bagian radio) memerintahkan seorang markonis bernama F Wuz untuk menyiarkan berita prokalmasi 3 kali.

Pada 20 Agustus 1945, Kantor Berita Domei disegel oleh pemerintah Jepang. Namun, para pemuda kemudian membangun menara pemancar radio sendiri di Menteng 31. Ini dilakukan oleh Jusuf Ronodiputro, dibantu oleh para teknisi radio Sukarman, Sutamto, Susilahardja, dan Suhandar.

Berita proklamasi juga disebarkan melalui surat kabar (oleh BM Diah, Sayuti Melik, Sumanang), pamflet, poster, coret-coretan gerbong kereta api dan dinding kota, juga oleh utusan-utusan daerah yang tergabung dalam PPKI (Teuku Moh. Hassan dari Aceh, Sam Ratulangi dari Sulawesi, Ketut Pudja dari Bali, AA Hamidan dari Kalimantan)


6. Dukungan Rakyat Terhadap Kemerdekaan

Banyak pemuda daerah yang bergabung dalam badan-badan perjuangan revolusioner untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

Mantan prajurit PETA dan Heiho membentuk kelompok perjuangan. Laskar Hizbullah juga menerima banyak pejuang baru. Para raja di daerah juga memberi dukungan seperti Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paku Alam VIII. Mereka menyatakan diri bergabung dengan NKRI. Sri Sultan Hamengkubuwono diangkat menjadi gubernur Yogyakarta, dan Sri Praku Alam VIII wakilnya.


Lanjut ke part 2 : https://ringkasan11mipa.blogspot.com/2022/05/proklamasi-kemerdekaan-indonesia-2.html

Source : Ruangguru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat-sifat Gereja || Agama Katolik || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sumpah Pemuda dalam Masa Pergerakan Nasional || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sejarah Kedatangan Bangsa Belanda-Inggris ke Nusantara || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi