Tokoh-tokoh Pejuang Kemerdekaan || Sejarah Wajib 2 || Kelas 11 Semester 2 KURTILAS Revisi

 Tokoh-tokoh Pejuang Kemerdekaan Indonesia

TOKOH NASIONAL

1. Ir. Soekarno 

Lahir : 6 Juni 1901, Surabaya

Wafat : 21 Juni 1970, Jakarta

Nama Lahir : Kusno Sosrodihardjo

Lulusan dari Technicsche Hoogeschool te Bandoeng (1921-1926)

Sejak muda, beliau aktif dalam politik dan menentang penjajahan Hindia Belanda. Ini menjadi alasan beliau tidak disukai hingga ia ditangkap dan dibuang ke beberapa tempat asing. 

Soekarno diberi gelar Pahlawan Proklamator bersama dengan Hatta melalui SK Presiden RI No. 081/TK/1986.

Peran Soekarno :

a. pendiri Algemeene Studie Club (cikal bakal PNI)

b. Penggagas dasar negara Pancasila

c. Ketua Panitia Sembilan

d. Perumus teks proklamasi

e. Ketua PPKI

f. Presiden Indonesia yang pertama

g. dst..


2. Mohammad Hatta

Lahir : 12 Agustus 1902, Bukittinggi

Wafat : 14 Maret 1980, Jakarta

Peran Hatta :

a. Memimpin Indonesia dalam KMB

b. Bapak Koperasi

c. Perumus teks proklamasi

d. Wakil Presiden Indonesia yang pertama

e. dst..


3. Muhammad Yamin

Lahir : 24 Agustus 1903, Sawahlunto, Sumatra Barat

Wafat : 17 Oktober 1962, Jakarta

Lulusan Sarjana Hukum di STH (Rechtschoogeschool te Batavia)

Peran Muh. Yamin :

a. Ketua Sumateranen Bond

b. Menyusun ikrar Sumpah Pemuda

c. Mendirikan Partai Gerindo

d. Anggota Volksraad

e. Anggota PUTERA dan Panitia Sembilan BPUPKI

f. Menyusun dasar negara

g. dst..


4. Ki Hajar Dewantara

Lahir : 2 Mei 1889, Pakualaman, Yogyakarta

Wafat : 26 April 1959, Yogyakarta, makam Wijayabrata

Nama Lahir : Raden Mas Soewardi Soerjaningrat

Peran Ki Hajar Dewantara :

a. Kerap kali menulis kritikan pedas terhadap pemerintah kolonial Belanda, salah satunya yang sangat terkenal yakni Seandainya Aku Orang Belanda di surat De Express. Tulisannya berisi kecamannya terhadap rencana pemerintah kolonial untuk memungut uang rakyat yang digunakan untuk perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda dari Perancis. 

b. Divisi propaganda Budi Utomo

c. Berperan dalam pendirian partai politik pertama, Indische Partij

d. Mendirikan Taman Siswa pada tahun 1922.

e. Menteri Pendidikan

f. dst..


5. Sutan Sjahrir

Lahir : 5 Maret 1909, Padang Panjang

Wafat : 9 April 1966, Swiss

Peran Sutan Sjahrir :

a. Anggota aktif PNI baru

b. Melakukan gerakan bawah tanah dan mendesak Sukarni untuk memproklamasikan kemerdekaan RI pasca kekelahan Jepang

c. Membentuk kabinet Sjahrir I dan II

d. dst..


6. Achmad Soebardjo

Lahir : 23 Maret 1896, Karawang, Jawa Barat

Wafat : 15 Desember 1978, Jakarta

Peran Achmad :

a. Menteri Luar Negeri Indonesia pertama

b. Jong Java dan Persatuan Mahasiswa Indonesia di Belkalian

c. Menyusun naskah proklamasi

d. Bagian BPUPKI dan PPKI

e. Berperan penting dalam peristiwa Rengasdengklok

f. dst..


7. Haji Agus Salim

Lahir : 8 Oktober 1884, Sumatra Barat

Wafat : 4 November 1954, Jakarta

Lulusan terbaik HBS (Hoogere Burger School) se Hindia-Belanda

Peran Hj. Agus Salim :

a. Tergabung dalam Sarekat Islam (SI)

b. Anggota Volksraad tahun 1921-1924

c. Anggota Panitia Sembilan BPUPKI

d. Aktif dalam Jong Islamieten Bond

e. dst..


8. Tirto Adhi Suryo

Lahir : 1880, Blora, Jawa Tengah

Wafat : 7 Desember 1918, Kepulauan Bacan

Sudah tertarik tulis menuls sejak umur 15 tahun. 

Peran Titro :

a. Mendirikan surat kabar Soenda Berita tahun 1903, surat kabar pertama yang dimiliki pribumi.

b. Mendirikan surat kabar Medan Prijaji pada 1 Januari 1907, menyadarkan rakyat Indonesia tentang ketidakadilan dan kerugian yang mereka alami akibat penjajahan.

c. dst..

Beliau merintis pertumbuhan dan perkembangan pers nasional. Untuk menghormati jasanya, tanggal wafatnya diperingati sebagai Hari Pers Nasional.


9. Hadji Oemar Said (H. O. S.) Tjokroaminoto

Lahir : 16 Agustus 1883, Ponorogo

Wafat : 17 Desember 1934, Yogyakarta

Peran Tjokroaminoto :

a. Anggota SDI

b. Ketua SI pada tahun 1915

c. dst..


10. Hajjah Rangkayo Rasuna Said

Lahir : 14 September 1910, Maninjau, Sumatera Barat

Wafat : 2 November 1965, Jakarta

Peran Rasuna Said :

a. Anggota Islam Thawalib ketika remaja

b. Bergabung dengan Sarekat Rakyat (SR) bersama Tan Malaka

c. Bersama Thawalib lainnya mendirikan Partai PERMI (Persatuan Muslimin Indonesia) tahun 1930

d. Pada 1935, menjadi pemimpin redaksi majalah yang bernama Raya

e. Pada 1937, mendirikan Perguruan Putri di medan dan majalah Menara Poetri

f. dst..


11. K. H. Wahid Hasyim

Lahir : 1 Juni 1914, Jombang, Jawa Timur

Wafat : 19 April 1953, Cimahi

Peran Wahid Hasyim :

a. Ketua MIAI pada 1939.

b. Pada masa Jepang, MIAI berubah nama menjadi Masyumi dan beliau tetap ketuanya

c. Anggota BPUPKI dan PPKI

d. dst..


12. M. H. Thamrin

Lahir : 16 Februari 1894, Sawah Besar, Jakarta

Wafat : 11 Januari 1941, Senen, Jakarta

Peran M. H. Thamrin :

a. Anggota Gemeenteraad (dewan kota) Batavia pada 1919.

b. Pada 1923, mendirikan organisasi Kaum Betawi

c. Pada 16 Mei 1927, dilantik menjadi anggota Volksraad. Di sana, beliau meminta agar istilah Indische dan Inlander dihapuskan dan diganti dengan istilah Indonesia

d. Pada 1939, menjadi salah satu pimpinan GAPI (Gabungan Politik Indonesia).

e. dst..


13. Tan Malaka

Lahir : 2 Juni 1897, Pandam Gadang

Wafat : 21 Februari, Selopanggung

Peran Tan Malaka :

a. Bergabung dengan ISDV (Partai Komunis Hindia-Belanda)

b. Beliau selalu melakukan perlawanan terhadap Indonesia sehingga beliau dibuang ke belanda

c. Pada 1925, menulis buku berjudul Naar de 'Republiek Indonesia artinya menuju Republik Indonesia. Ini pertama konsep Republik Indonesia digunakan

d. Karyanya menginspirasi pemikiran tokoh-tokoh pergerakan nasional untuk berjuang merebut kemerdekaan Indonesia.


14. Soetardjo Kartohadikoesoemo

Lahir : 22 Oktober 1892, Blora, Jawa Tengah

Wafat : 20 Desember 1976, Jakarta

Peran Soetadjo :

a. Ketua cabang organisasi Budi Utomo

b. Memulai karir politik menjadi Asisten Residen di Blora. Tahun 1913 naik pangkat menjadi Asisten Wedana.

c. Mendirikan PPBB (Persatuan Pegawai Bestuur Bumiputera). Diusung oleh PPBB untuk menjadi anggota Volksraad.

d. Mengeluarkan Petisi Soetardjo dengan tujuan meminta otonomi khusus parlemen Indonesia.



TOKOH DAERAH

1. Cut Nyak Dhien

Lahir : 1848, Aceh

Wafat : 6 November 1908, Sumedang

Memiliki suami bernama Teuku Umar. Ia meneruskan perjuangan suaminya melawan Belanda. (Suaminya gugur ditembak).


2. Sisingamangaraja XII

Lahir : 18 Februari 1845, Bakkara

Wafat : 17 Juni 1907, Kab. Dairi

Nama Lengkap : Bosar Ompu Pulo Batu Sinambela

Seorang raja di Toba, Sumatra Utara. Ia melawan Belanda untuk mempertahankan daerah kekuasaannya di Tapanuli. Ia gugur tertembak di daerah Hutan Simsim. Ia diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 9 November 1961. 


3. Tuanku Imam Bonjol 

Lahir : 1772, Kec. Bonjol

Wafat : 6 November 1864, Kec. Pineleng

Seorang ulama, pemimpin, dan pejuang dalam Perang Padri 1803-1838. Beliau ditangkap dan ditawan di Bukittinggi, dan diasingkan ke Cianjur.


4. Sultan Mahmud Badaruddin II

Lahir : 23 November 1767, Palembang

Wafat : 1862, Ternate

Pemimpin Kesultanan Palembang Darussalam selama 2 periode. Beberapa kali memimpin pertempuran melawan Inggris dan Belanda, diantaranya yang disebut Perang Menteng. Pada 14 Juli 1821, Belanda berhasil menguasai Palembang, Sultan Mahmud Badaruddin II dan keluarga ditangkap dan diasingkan ke Ternate.


5. Radin Inten II

Lahir : 1 Januari 1834, Kuripan, Lampung

Wafat : 5 Oktober 1856

Beliau mempertahankan Lampung yang ingin dikuasai Belanda. Taktif perangnya adalah gerilya. Namanya diabadikan sebagai nama bandara dan universitas di Lampung.


6. Sultan Ageng Tirtayasa

Lahir : 1631,  Banten

Wafat : 1692, Jakarta

Sultan Banten ke-6. Ia mempertahankan Banten dari pengaruh kolonial Belanda. Namun, upayanya digagalkan anaknya sendiri yaitu Sultan Haji.


7. Sultan Agung Hanyokrokusumo

Lahir : 1593, Kotagede, Yogyakarta

Wafat : 1645, Kotagede, Yogyakarta

Seorang raja yang berhasil membawa Kerajaan Mataram ke puncak kejayaannya. Beliau menantang upaya VOC untuk memonopoli perdagangan di wilayah Mataram. 


8. Pangeran Diponegoro

Lahir : 11 November 1785, Yogyakarta

Wafat : 8 Januari 1855, Makassar

Ia menyatakan perang besar ketika Belanda membangun jalan dan melewati makam leluhurnya. Perang Diponegoro (perang Jawa) menjadi salah satu perang terbesar yang dialami Belanda.


9. I Gusti Ketut Jelantik

Lahir : 1800, Buleleng

Wafat : 1849, Bali

Patih Kerajaan Buleleng. Ia berperan dalam Perang Bali I, Perang Jagaraga, dan Perang Bali III. Konflik Buleleng dengan Belanda dipicu oleh Hukum Tawan Karang yang ditentang Belanda.


10. Pangeran Antasari

Lahir : 1797, Kayu Tangi

Wafat : 11 Oktober 1862, Kalimantan

Sultan Banjar. Ia memimpin rakyat Banjar melawan penjajah dengan seruannya "Hidup untuk Allah dan Mati untuk Allah." Ia meninggal dunia karena penyakit cacar setelah 3 tahun melakukan perlawanan.


11. Pangeran Pattimura (Thomas Matulessy)

Lahir : 8 Juni 1783, Saparua, Maluku

Wafat : 16 Desember 1817, Ambon

Ia memimpin perlawanan terhadap Belanda yang memeras rakyat Maluku. Hingga akhirnya, Pattimura dan pasukannya tertangkap dan dihukum gantung. Perjuangannya dilanjutkan oleh Christina Martha.


12. Martha Christina Tiahahu

Lahir : 4 Januari 1800, Nusa Laut, Maluku

Wafat : 2 Januari 1818, di atas kapal Eversten

Ayahnya Paulus Tiahahu.  Pada 17 Mei 1817, pasukan Maluku berhasil merebut Benteng Duurstede dan Beverwijk yang diduduki Belanda. Belanda sempat membayar pasukan Maluku bernama Patih Akoon dan Dominggus Tuwanakotta untuk menjadi pengkhianat. Berkat itu, Belanda bisa mengalahkan pasukan Maluku dan merebut kembali bentengnya pada 10 November 1817.


Referensi :

Ruangguru

Wikipedia

https://www.sekolahmuonline.com/2022/03/rangkuman-sejarah-indonesia-kelas-11-bab-6-peran-tokoh-tokoh-nasional-dan-daerah-dalam-memperjuangkan-kemerdekaan-indonesia.html 

https://ambisnotes.com/catatan-sejarah-wajib-tentang-tokoh-tokoh-pejuang-kemerdekaan-indonesia-kelas-11/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat-sifat Gereja || Agama Katolik || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sumpah Pemuda dalam Masa Pergerakan Nasional || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi

Sejarah Kedatangan Bangsa Belanda-Inggris ke Nusantara || Sejarah Wajib || Kelas 11 Semester 1 KURTILAS Revisi